Kembali Pererat Ukhuwwah, #IndonesiaTanpaJIL Gelar Silatnas ke-4

Kembali Pererat Ukhuwwah, ITJ Gelar Silatnas ke-4

Mengusung tema ITJ 4.0, komunitas #IndonesiaTanpaJIL menggelar kegiatan Silaturahim Nasional (Silatnas) yang ke-empat. Kegiatan ini berlangsung di Kaliurang, Yogyakarta, tanggal 14-16 Februari. Akmal, selaku Koordinator Pusat mengungkapkan bahwa sebenarnya Silatnas sebelumnya, ingin diadakan di Jogja, dan ITJ Jogja menyatakan siap. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya tidak jadi. Tahun ini Alhamdulillah cita-cita itu terwujud.

Ketika ditanya apa saja yang dibahas selama Silatnas berlangsung, bapak dari satu anak ini menjawab, “Agenda besar Silatnas adalah sesuai namanya, yaitu menjalin Silaturrahim antara semua anggota atau troops ITJ dari berbagai chapter. Sekarang ITJ memiliki tiga belas chapter yang aktif, yaitu di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Jogja, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Padang dan Samarinda. Qadarullaah, yang tidak bisa hadir di Silatnas hanya Padang. Jadi ini momen yang bagus untuk saling mengenal dengan rekan-rekan dari chapter lain.”

kegiatan silatnas itj 4.0

Selain itu, alumni ITB ini pun menambahkan, “Sambil merekatkan ukhuwwah, kita juga tukar-menukar informasi tentang kondisi dakwah di masing-masing daerah, mendiskusikan tren-tren yang berkembang di tengah-tengah umat, kemudian bersama-sama mencari solusi dan merumuskan langkah ke depannya. Selain itu juga ada agenda pemilihan Koordinator Pusat baru.”

Acara yang berlangsung sejak Jum’at pagi ini, dihadiri oleh kurang lebih 60 peserta. Terdiri dari berbagai pengurus chapter yang aktif, acara ini dikemas cukup santai namun tetap serius dan menarik.

“Ternyata, Silatnas lebih gokil dari yang saya bayangkan. Baru pertama kalinya ikut Silatnas dan baru pertama kali ikut agenda berhari-hari yang lebih banyak ngakak daripada seriusnya. Tapi bukan lawak grup”, ungkap Farhan, peserta dari Samarinda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.